Rabu, 22 Mei 2013

semangat membaca menjadikan ilmumu bertambah luas^^

Kuliah Online Nano Teknologi Ke 2
“Prospek Studi Dan Pekerjaan Yang Berkaitan Dengan Nano Teknologi”
Minggu 3 Maret 2013

Pembicara                    : Ferry Anggoro Ardy Nugroho ( ass research in Chambers University,)

Moderator & Notulen : Bhekty Crisviandi (Teknologi Kimia Industri 2010 STMI Kemenperin)

SESI PEMAPARAN

Disesi awal mas ferry menanyakan 3 hal yaitu

1.    Apa itu nanoteknologi?
Yaitu teknologi yang berhubungan dengan rekayasa material pada skala nanometer.
2.    Berapa kecil tuh nanometer?
    kecil sekali, 1 nanometer itu 1 juta kali lebih kecil dari 1 meter.
3.    Kenapa nanoteknologi itu penting?
karena pada skala nanometer, banyak sekali sifat-sifat material baru, yang tadinya inert jadi reaktif, yang tadinya warna biru jadi warna kuning, yang tadinya rapuh jadi kuat, yang tadinya   kodok jadi princess. Intinya peluang inovasi pada nanoteknologi sangat luas, karena secara teori, kita bisa "membuat apapun" sesuai keinginan kita.
“dan satu lagi insentif penting, 8 dari pemenang nobel dalam 10 tahun terakhir diraih melalui nanoteknologi”
Kenapa kita harus berkecimpung di dunia nanoteknologi?
Karena era nanoteknologi  prediksi mulai kira-kira tahun 2018-2020 sampai 2080-2090 sebelum akhirnya saturasi sebagai the next revolution era dan ini sudah diakui secara global. Revolusi itu perkembangan dimana dia berperan utama dalam mengubah dunia, baik secara teknologi, sains, politik, sosial, dll.

Cth. revolusi industri,revolusi otomotif dan sekarang yang sedang kita alami itu revolusi komputer.
“lihat perkembangan dunia sekarang ini gara-gara komputer, nanoteknologi ini bakal digadang-gadang sebagai revolusi selanjutnya dan diprediksikan bakalan mulai kira-kira tahun 2018-2020 sampai 2080-2090 sebelum akhirnya saturasi”
ada yang mau ikutan jadi bagian dari revolusi ga ?
apa cuma mau nongkrong doang nontonin orang-orang bikin inovasi ?

karena secara definisi, nanoteknologi hanya berhubungan dengan UKURAN tidak peduli apapun materialnya, pendekatannya, ilmunya slama UKURANnya nano, ya namanya nanoteknologi makanya di setiap jurusan, pasti ada nanoteknologinya. Seperti nanophysics, nanochemistry, nanobiology dan nano dibidang lainnya. Contohnya dibidang fisika seperti superconductor.

“Jika teman-teman ingin melanjutkan study S-2, tidak harus mencari Negara mana yang ada jurursan nanotrknologi, karena semua jurusan pasti ada rekayasa materialnya”

Pekerjaan yang dapatkan jika kita menguasai ilmu nano teknologi, ada 3 yaitu:
1.      Menjadi pekerja industri nanoteknologi.
ini paling umum, seperti layaknya lulusan sarjana akhirnya memilih kerja di industri, istilah lainnya “engineer” yang peluang kerjanya tergantung spesialisasinya apa yang diambil .Peluang kerja terbuka lebar karena industri-industri yang berhubungan sama nanoteknologi masih bertambah tiap tahunnya .Industri terbesar yaitu semiconductor seperti silicon valley.
2.      Menjadi peneliti / saintis.
sama seperti engineer, sama-sama daftar tapi nanti peuang kerjanya di universitas atau di institut riset seperti  di lipi, BPPT ataupun puspitek. Karena nanoteknologi yang mencakupi bidang yang sangat luas sangat memerlukan banyak peneliti. Dan juga Indonesia kaya akan sumber daya alam yang bisa diteliti dan diolah sedemikian rupa.
3.      Menjadi Technopreneur.
technopreneur ialah berbisnis, tapi dengan modal inovasi keilmuan, tetapi ada unsur akademis dan intelektualitasnya.
Cth:  pemanfaatan pasir dan mineral-mineral
“harga material nano kaya silikon, magnesium oxide dll itu muahal, bisa ratusan-ribuan dolar per kilo gramnya sedangkan pasir biasa, se-truk paling cuma brapa ratus ribu bayangin, klo kita bisa ekstraksi kandungan silika dari setruk pasir tadi, trus kita jadikan nanopartikel.Berapa kali lipet tuh untungnya?”
Selain untung untuk kita, juga menguntungkan untuk peneliti nanoteknologi lain di Indonesia karena kita bisa bikin produk sendiri, yang pasti lebih murah (karena lokal) dan lebih cepet sampai.
Ada beberapa contoh lagi, misalnya “liquipell”, bisa disemprot kemana saja dan terus yang disemprot jadi anti air seanti-antinya. Ada juga yang membuat material tahan benturan, materialnya lembut, fleksibel, tapi bgitu kena benturan keras, dia bakal jadi kaku dan keras 
SESI TANYA JAWAB
1.      Apakah yang dimaksud Saturasi?
saturasi itu stagnan, jadi klo kurva itu bentuknya dia naik naik naik, terus sampai satu posisi dia mulai mendatar alias tidak akan meningkat lagi.dan juga maksudnya dalam revolusi, saturasi ini menandakan sudah tidak ada lagi hal-hal baru yangg bisa ditemuin jadi intinya teknologinya sudah sangat-sangat matang, sampai-sampai kita tidak bisa improve lagi
contoh: revolusi computer,di awal-awal sejarah komputer perkembangannya super sekali, dalam waktu 20 tahun komputer yang tadinya memorinya cuma 1 MB menjadi 10 GB dan seterusnya.Tetapi lama-lama akhirnya stagnan juga teknologinya dalam arti kata perkembangannya tidak lagi secanggih di awal-awal. Dan begitu juga dengan nanoteknologi
2.      Kalau kita mau melanjutkan S2, terus kerja itu bukannya yang dipakai ijazah S1 yah? Apa solusinya ?
yang dipakai ijasah terakhir , ijasah S1 tetap biasanya diminta, tetapi tidak bakalan jadi pertimbangan utama. Misalnya jika kita mau kerjadari jenjang S1, memangnya ada yang peduli rapor SMA. Jadi yang utama dilihat itu ijasah pendidikan terakhir
cth: seandainya S1-nya teknik minyak dan S2-nya teknik kimia nano. Orang menganggap kita  kita expert bidang teknik kimia nano dengan ilmu-ilmu lain tentang minyak. 
3.      Kalau di swedia perkembangan risetnya dalam bidang kimia apa saja yang sedang menjadi HOT TOPICS ?
“energi hijau”, yang tidak mengasilkan gas rumah kaca dan risetnya pun bercabang-cabang, mulai dari bagaimana menghasilkan energy sampai menyimpan energi. Menghasilkan pun dari solar cell, fuel cell, bioethanol dll. Jadi sangat-sangat luas, yang sedang ramai di eropa dalam beberapa tahun ini riset tentang grapheme (material yang dapet nobel prize 2010),
Graphene ialah material tertipis di dunia yg tersusun dari atom karbon yang tebalnya cuma 1 atom.
4.      kalau kita mejadi peneliti di Indonesia menurut guru kimia SMA saya ( Intan Bekti, UNDIP) tidak akan dihargai dan jatuhnya malahan lari ke luar negeri. Bagaimana kita bisa bertahan jadi peneliti di Indonesia padahal biaya riset itu malah dimana pemerintah Indonesia sama luar negeri kalah jauh karena luar negeri berani membiayai riset?
Saya jawab dari pihak peneliti sendiri, karena porsi APBN untuk riset itu kecil sekali, di satu sisi tidak hanya cinta tanah air,tetapi juga kita butuh makan .Cinta tanah air tapi kalau gaji dan peluang berkembangnya kecil bisa dikatakan akan mati juga akhirnya. Banyak peneliti-peneliti Indonesia yang belum pulang sekarang, bukan karena tidak cinta justru karena cinta.
Mereka menunggu supaya mereka bisa punya "nama" dan "pengaruh", jadi pas mereka pulang, mreka bisa inisiasi riset mereka sendiri dan justru membuka peluang kolaborasi sama peneliti-peneliti luar negeri.
Riset itu penting untuk perkembangan Negara karena riset merangsang pertumbuhan inovasi dan inovasi merangsang pertumbuhan produk, ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
produk -> ekonomi -> rakyat sejahtera.
jadi kesimpulannya, pemerintah harus terbuka mata tetapi kita pun bisa mengadakan perubahan skala kecil-kecilan dengan tetap semangat.
5.      Ada juga yang membuat material tahan benturan dan sifat materialnya lembut, fleksibel, tetapi saat kena benturan keras, dia bakal jadi kaku dan keras juga smua ini bisa terealisasi dengan nano teknologi. Apa contoh dari material itu ?
ini produk hasil nanokomposit, jadi sifat materialnya sebenernya dia itu lembut, elastic dan jika dilakukan banyak orang impactnya pasti terasa, tetapi ketika ada impact (dampak) besar, respon internal materialnya itu jadi mengeras.
6.      Perkembangan nanoteknologi untuk DSSC (Dye-Sensitized Solar Cell) dan piezoelektrik di luar negeri sudah sampai mana yang diketahui mas ferry?
piezoelektrik masih terlalu luas soalnya , kalau DSCC masih di sekitar mencoba (try) untuk meningkatkan efisiensinya, kalau tidak salah sekarang rangenya masih 11-12%. Grup riset saya ada kolaborasi sama penemu DSSC, “michael graetzel”, mereka lagi mencoba mempelajari difusi material dye-nya pake nanoplasmonic sensing.
7.        Saya (IKAL, UNDIP) teknik elektro control oto, nah kalo misal mau studi ke luar negeri nih, bagusnya dimana dan apa saja beasiswa yang kira-kira peluangnya besar ?
kontrol dmana-dimana banyak, karena dibutuhin sekali buat industry. jadi kalau tanya negara apa, hampir tiap negara pasti ada seperti di eropa (Belanda,Jerman) dan penyedia beasiswanya pun banyak sekali. Jadi dari sekarang coba-coba di pilih-pilih dulu mau ke negara apa,dan universitas mana setelah itu baru kita obrolin beasiswanya ada apa aja.
8.      Dalam 10 tahun terakhir ini, negara mana saja yang punya produktivitas dan kontribusi nanoteknologi tertinggi?
Masih di pegang oleh USA karena lembaga riset dan Universitas/ Institut Risetnya sangat banyak. Dan Negara selanjutnya yang mau menyusul USA ialah Cina dan Jepang di bidang bionanoteknologi bahkan tahu kemaren yang menyabet NOBEL Biologi ialah ilmuwan dari Jepang  yg menemukan ttg stem cell, jadi stem cell bisa berkembang menjadi sel apa saja.( IPS,induced ploripotent stem cell).
9.      Bidang apa saja kalau mesin dalam nanoteknologi?
tidak berhubungan langsung dengan mesinnya, karena mesin yang dimaksud pasti mesin yg motorik yang memakai sumber energy dan terus berputar dll. Akan tetapi ada konsep yang namanya nanomachine di nanoteknologi. Jadi mesin disini difenisikan sebagai suatu kotak yang memiliki banyak fungsi-fungsi di dalamnya.
Cth: ada produk A dimasukin ke kotak itu outputnya produk B (konsep nanomachine) jadi ada mesin berukuran nano, yang bisa melakukan kerja kompleks dan mesin ini jagan dibayangkan bentuknya seperti mesin yg kita tahu dari besi, metal dll. Tetapi mesin nano ini bisa saja cuma nanopartikel, atau cell.Misalnya ada nanopartikel, dia dikasih gas dan selanjutnya gasnya masuk, disana gasnya bereaksi menghasilkan energy dan outputnya jadi gas lain.
A machine is a tool that consists of one or more parts, and uses energy to achieve a particular goal”
10.    Saya (Devi,Fisika Unsri) ingin bertanya karena awam sekali dengan si nano. Bisa digambarkan hubungan antara geofisika dengan si nano? Dalam penjrusan nanti saya tertarik dengan geofisik tetapi tertarik juga dengan elektronika dan instrumentasi. Ada saran?
secara langsung susah juga mencari nanotek yang berhubungan sama geofisika karena naturalnyakan jurusan mbak memang observasinya untuk skala makro, tapi secara tidak langsung, ada saja aplikasi nanoteknologi untuk geofisika trutama untuk alat-alat karakterisasi. Misalnya pada penggunaan nanoteknologi untuk alat karakterisasi yang lebih sensitif dan alat untuk deteksi batu-batuan sama kandungannya juga bisa saja memakai konsep-konsep fenomena di skala nano seperti XRD, infra red analysis dll.
11.    Kalau dalam bidang kedokteran,apakah ada alat yang menggunakan nano teknologi?
nano untuk kedokteran sudah bunyak. yang paling simpel itu namanya “stent”. dan ini termasuk hot topic seperti MRI yang dipakai buat magnetic imaging (Ronsen), alatnya besar sekali sampai-sampai kita harus tiduran. skarang lagi dikembangin MRI yang ukurannya hanya sebesar helm. MRI magnetic resonant imaging. MRI seukuran helm ini memakai teknologi supercondutor yang namanya SQUID yang membuat alat ini super sensitive dan yg hot lagi sekarang itu namanya targeted therapy, Jadi kita ngobatin penyakit langsung ke sel yg sakit. Kalau kita sekarang minum obat, obatnya nyebar ke seluruh tubuh atau klo chemotherapy, sel-sel sehat juga ikutan dibakar. Targeted therapy ini kita memberi obat, dan hebatnya hanya menghancurkan sel yang sakit saja. Bentuknya cuma nanopartikel dan cara kerjanya nanopartikel ini cuma sensitif sama sel yang sakit dan begitu sampai di sel yg sakit, dia bakal melepaskan isinya, dan menghancurkan sel sakit itu.
12.    Apakah geophysic dengan si nano tidak berjodoh ? Tolong  beri bayangan !
saya terlalu paham geofisik itu cakupannya apa saja ,jadi smentara yang bisa saya bayangin ialah alat-alat karakterisasinya  saja.
13.    Kalau disinikan (Fadhli Ar-Rahman, UNIMAL) belum ada yang ngambil penelitian nano,kira-kira yang cocok apa ya mas?
tentu yang berbau-bau Indonesia. Indonesia itu mataharinya 12 jam dan coba riset tentang solar cell atau kandungan hayati Indonesia kan tinggi dan coba riset tentang energi dari hayati.
14.    Bagaimana biar tidak ada pencemaran lingkungan dari Nano Briket ?
briket jika dibakar pasti menghasilkan gas-gas berbahaya salah satu bentuk inovasi mungkin dengan katalisnya biar bisa mengubah gas-gasnya jadi lebih tidak beracun.
cth: CO jadi CO2, NOx jadi Nitrogen oksigen.
Dan untuk meningkatkann efisiensi katalisnya, bisa memakai konsep nanoteknologi
“pada benda nano, luas permukaannya jadi makin tinggi. jadi makin banyak katalis-katalis yang bisa dimasukin kesitu. dan katalis-katalis ini kalau berukuran nano juga punya energi aktivasi lebih kecil”.
jadi kesimpulannya lebih efisien untuk ngubah gas-gasnya itu tidak langsung ke briketnya tapi bikin sistem lain untuk mengolah gas hasil pembakaran briketnya. Bisa memakai platina yang berlaku sebagai katalis mempermudah proses pemecahan gas dari CO jadi CO2.
15.  Apakah ada alternatif lain selain platina?
biasanya platina, paladium, atau rhodium, yang penting jenis logam-logam transisi.
---------- SELESAI ----------

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar