Jumat, 11 November 2016

First Gathering and Oprec




“Nanotechnology is an Idea that Most People Simply Didn’t Believe” -Ralph Merkle-

NASAFOR (Nano Sains Forum)



[  F I R S T     G A T H E R I N G  ]


Nasafor merupakan organisasi yang bergerak dibidang inovasi dan riset nano teknologi. Selama 5 (lima) tahun berdiri telah menghasilkan karya dan melahirkan pemuda-pemuda inovatif. Beragam prestasi telah dicapai setiap tahunnya, meliputi
-Program PKM didanai, PIMNAS,
-Juara lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional,
-International exhibition,
-International innovation competition,
-Intensive entrepreneurship & technopreneurship training and prototyping,
-Riset nanoteknologi (fotokatalis, DSSC, nanofilter, nanosensor, dll...), dan
-International publication on proceeding or journal.

Mau tau kegiatan - kegiatan nasafor lainnya?

Bergabung bersama kami, berkarya bersama, bersatu untuk inovasi

Daftarkan dirimu “FIRST GATHERING NASAFOR” on November*
Kirim SMS pendaftaran melalui nomor 085868120209 (Nurmanita) atau 085259036226 (Savitri) Format SMS : Nama_Angkatan_Jurusan

*batas waktu pendaftaran hingga 18 November 2016


First Gathering and Oprec




“Nanotechnology is an Idea that Most People Simply Didn’t Believe” -Ralph Merkle-


NASAFOR (Nano Sains Forum)



[  F I R S T     G A T H E R I N G  ]


Nasafor merupakan organisasi yang bergerak dibidang inovasi dan riset nano teknologi. Selama 5 (lima) tahun berdiri telah menghasilkan karya dan melahirkan pemuda-pemuda inovatif. Beragam prestasi telah dicapai setiap tahunnya, meliputi

- Program PKM didanai, PIMNAS,
- Juara lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional,
- International exhibition,
- International innovation competition,
- Intensive entrepreneurship & technopreneurship training and prototyping,
- Riset nanoteknologi (fotokatalis, DSSC, nanofilter, nanosensor, dll...), dan
- International publication on proceeding or journal.

Mau tau kegiatan - kegiatan nasafor lainnya?

Bergabung bersama kami, berkarya bersama, bersatu untuk inovasi

Daftarkan dirimu “FIRST GATHERING NASAFOR” on November*
Kirim SMS pendaftaran melalui nomor 085868120209 (Nurmanita) atau 085259036226 (Savitri) Format SMS : Nama_Angkatan_Jurusan

*batas waktu pendaftaran hingga 18 November 2016




“Nanotechnology is an Idea that Most People Simply Didn’t Believe” - Ralph Merkle -


NASAFOR (Nano Sains Forum)
[  F I R S T     G A T H E R I N G  ]


Nasafor merupakan organisasi yang bergerak dibidang inovasi dan riset nano teknologi. Selama 5 (lima) tahun berdiri telah menghasilkan karya dan melahirkan pemuda-pemuda inovatif. Beragam prestasi telah dicapai setiap tahunnya, meliputi Program PKM didanai, PIMNAS, Juara lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional, International exhibition, International innovation competition, Intensive entrepreneurship & technopreneurship training and prototyping, Riset nanoteknologi (fotokatalis, DSSC, nanofilter, nanosensor, dll...), dan International publication on proceeding or journal.
Mau tau kegiatan - kegiatan nasafor lainnya?
Bergabung bersama kami, berkarya bersama, bersatu untuk inovasi


Daftarkan dirimu “FIRST GATHERING NASAFOR” on November*
Kirim SMS pendaftaran melalui nomor 085868120209 (Nurmanita) atau 085259036226 (Savitri) Format SMS : Nama_Angkatan_Jurusan



*batas waktu pendaftaran hingga 18 November 2016


Senin, 16 November 2015

Pnegumuman bagi Peserta Lolos Oprec

Selamat ya bagi yang diterima jadi pengurus nasafor
Bagi yang merasa sudah ikut wawancara, tetap menjadi anggota Nasafor Undip
Bagi yang namanya ada dipengumuman , silahkan komen dengan format:
NAMA LENGKAP_DIVISI_KESAN 
* contoh : ALDO SALMAN_TECHNOPRENEUR_SENANG BISA MASUK NASAFOR
NB : komen dilakukan ke FB Nasafor Undip

atau via SMS ke 085259036226

Congratulation guys, Selamat Bergabung ‪#‎BersatuuntukInovasi‬
Stay tune on fb Nasafor gais, info-info selanjutnya akan diupdate via FB dan blog

Minggu, 08 November 2015

PENGUMUMAN SELEKSI WAWANCARA

Diumumkan kepada peserta yang telah mendaftar dan lolos seleksi tahap 1,
Seleksi wawancara akan dilaksanakan pada :
Hari, tanggal      : Kamis dan Jum'at, 12-13 November 2015
Jam                    : 15.00-17.00 WIB
Tempat               : Taman depan Lab. Fisika Dasar (FSM UNDIP) / area wi-fi depan kantin

Bagi para peserta harap membawa essai yang telah dibuat.
#BersatuUntukInovasi

Jumat, 06 November 2015

PENGUMUMAN SELEKSI OPREC TAHAP 1

Peserta lolos pendaftaran tahap 1

Khotimatul Bakri                                      Agribisnis
Widya Yolanda                                         Agroekoteknologi
Berta Yurizka                                            Kesehatan Masyarakat
Lidya Anggraeni                                       Kimia
Nangimatun Muslimah                              Kimia
Rosydha Ulfa                                            Kimia
Riza Fithrotul Maghfiroh                          Kimia
Brigita       Maria                                       Kimia
Nur Lailatul Maf’udah                              Kimia
Galih Aditya Mahendra Putra                  Kimia
Khrisna Pangeran                                      Kimia
Nurwarrohman Andre Sasongko              Kimia
Yunita Triwijayanti                                   Kimia
Beti Safitri                                                 Kimia
Naili Izzatul Khoirina                               Kimia
Teguh Imanullah                                       Kimia
Divani Elifia Pravitassa Sibarani               Kimia
Arzia Rosyada                                          Kimia
Sri Ningsih                                                Kimia
Burhan Nudin                                           Kimia
Fathur Al Baani                                        Kimia
Rima Kurniasari                                        Kimia
Diana Pratiwi Rusendi                              Kimia
Erlina Haryono                                          Kimia
Ingrid Ferene                                            Kimia
Agriccia Pangestica Saputry                     Kimia
Winda Sri Handayani                               Kimia
Trie Nanda Mulyana Purba                       Kimia
Hikmah Febty Merina                               Kimia
Ahmad Farkhan                                        Kimia
Desy Mutia Kusumawardani                    Kimia
Wulanda Asseptia                                     Kimia
Mifta Fara Sany                                        Statistika
Santika Mayasari                                       D3 Teknik Sipil
Farhan Abdul Karim                                 Teknik Perkapalan
Faqihudin Mubarok                                  Teknik Kimia
Chosnul Khotimah                                    Teknik Kimia
Ika Yunita Saputri                                     Teknik Lingkungan
Fiqky Akbar Widya Mukti                       Teknik Kimia
M. Fadhli Afif                                          Teknik Mesin


Selamat untuk peserta yang lolos tahap 1 ^_^
Untuk waktu dan tempat pelaksanaan seleksi tahap 2 (Wawancara) akan diumumkan pada hari Minggu, 8 November 2015 pukul 20.00 WIB. Persiapapkan dirimu untuk tahap selanjutnya… #NasaforUNDIP #BersatuUntukInovasi

Selasa, 13 Oktober 2015

OPEN RECRUITMENT

Mari Berprestasi
Bergabung bersama kami... "Bersatu untuk Inovasi"

NASAFOR adalah club riset mahasiswa – mahasiswa UNDIP dalam nanoteknologi yang diresmikan tanggal 12 November 2011 oleh ketua Masyarakat Nano Indonesia, Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng. Blog ini adalah salah satu media publikasi NASAFOR untuk terus mengembangkan Nanoteknologi di kalangan mahasiswa UNDIP. Selain itu kami juga menjalin kerjasama dengan banyak instansi seperti Kementerian Riset dan Teknologi RI, Masyarakat Nano Indonesia, Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia, dan club riset mahasiswa seperti FORDINAGAMA, Nano Club UNS, Nano Club UI, Nano Club Brawijaya dll.

TIMELINE Pelaksanaan Oprec Nasafor




Tahap 1 (Seleksi adminisrasi)
Calon peserta mengisi formulir pendaftaran dan membuat essai* dengan tema “Nanotechnology dan Nanoscience”, file dikirimkan dalam bentuk pdf ke email : nasafor_undip@yahoo.com paling lambat tanggal 2 November pukul 24.00 WIB.
Setelah mengirimkan berkas harap konfirmasi ke 085259036226 dengan format DAFTAR_Nama_Jurusan

Tahap 2 (Seleksi wawancara)
Peserta yang lolos seleksi tahap 1 diwajibkan untuk mengikuti seleksi wawancara. Peserta membawa formulir pendaftaran dan essai saat mengikuti wawancara. Tempat wawan cara di depan lab fisika dasar FSM UNDIP.
Tahap 3 (Nano Training)
Peserta yang lolos seleksi tahap 2 diwajibkan untuk mengikuti nano training. Nano training peserta diajari tentang belajar nano di alam serta akan dinilai saat kegiatan training berlangsung. Setelah training perserta diuji tentang materi yang didapatkan saat training. Peserta yang lolos training maka peserta akan dilantik menjadi anggota NASAFOR.



Contact person:
WA/SMS        :   085259036226 (Savitri)
                            085686120209 (Nurmanita)
                       


Rabu, 10 Desember 2014


NASAFOR ANNIVERSARY - Proudly Present ! !

Mau berprestasi seperti mereka?
Yuk ikuti acara Nasafor Anniversary
Dalam rangka memperingati hari Ulang Tahun Nasafor yang ke 3, kami menghadirkan kegiatan-kegiatan yang mampu mengasah kemampuan kamu
Tema "Berani Menjadi Juara dengan Teknologi Nano"
Kegiatan:
1. Nano Bootcamp Indoor (20 Desember 2014)
   Menghadirkan mahasiswa dan alumni prestatif dari UNDIP
2. Nano Bootcamp Outdoor (21 Desember 2014)
   Menghadirkan alumni Nano camp Indonesia
Disini akan dikupas tuntas tentang bagaimana caranya mengikuti kompetisi nasional dan internasional, sampai bagaimana kiat-kiat sukses menjadi juara..Tunggu apa lagi...
Segera daftarkan dirimu dengan cara:
Ketik:
Nama_(Pilihan Kegiatan)
Contoh:
Adi_1 (untuk acara Nano Bootcamp Indoor)
Adi_2 (untuk acara Nano Bootcamp Outdoor)
Adi_12 (untuk acara Nano Bootcamp Indoor dan Outdoor)
Kirim SMS mu ke : 085715903059 atau 085868120209



Rabu, 01 Januari 2014

"Masihkah Kita Perlu Kehadiran Pihak Asing dalam Mengolah SDA ?"

Kompetisi Blog Artikel Kaum Muda Bicara Indonesia Tingkat Nasional 2014

"Masihkah Kita Perlu Kehadiran Pihak Asing dalam Mengolah SDA ?"

                  A. Latar Belakang  
Sejarah keterlibatan pihak asing di Indonesia barangkali sudah setua usia bangsa ini. Bahkan jauh-jauh hari sebelum lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia pihak asing telah bercokol lama di Nusantara. Mereka menjajah sekaligus menjarah rempah-rempah dan kekayaan alam. Oleh karena itu tidak mengherankan jika memori bangsa ini tetap saja dihantui kolonialisme dan imperialisme yang bisa saja saat ini telah bermetamorfosa dengan sejuta wajah baru. Memori buruk semacam inilah yang barangkali juga dimiliki para penandatangan Petisi Mahakam. Orang-orang yang alergi pada campur tangan asing dalam pengelolaan sumber daya alam di Indonesia. Kerjasama dengan pihak asing bagi orang-orang ini bisa jadi hanya dipandang sebagai kamuflase dari penjajahan model baru. Sehingga kehadiran pihak asing layak ditolak dengan menuntut pemerintah meninjau kembali kontrak kerjasama pengelolaan gas alam dan minyak bumi pada blok Mahakam.

Namun persoalan klisenya adalah adakah suatu negara yang dapat menghindar dari kerjasama dengan negara lain di era global ini. Apalagi sebagai negara berkembang Indonesia yang terkenal memiliki sumber daya alam melimpah sejak dulu hampir tidak pernah sanggup secara maksimal mengelola sumber daya alamnya secara mandiri. Sehingga keadaan klasik ini membuat perusahaan-perusahaan yang memiliki uang berlimpah dan teknologi tinggi dengan mudah masuk ke Indonesia menawarkan kerjasama.

Tentu saja masuknya pihak asing ini selalu didasarkan atas pertimbangan serba subjektif. Oleh karena itu keliru jika kemudian kita bersikap lugu sekedar memelototi apa yang mereka cantumkan dalam kontrak kerjasama. Namun yang jelas target utama mereka tetap profit oriented. Dan memang rasional jika perusahaan asing manapun yang menanamkan investasi di suatu negara selalu ingin mendapatkan laba segunung. Mereka saya kira bukan kumpulan orang-orang bodoh. Mereka pasti telah memperhitungkan segala sesuatunya. Jika kerjasama justru dikalkulasi menimbulkan kerugian maka tanpa diminta sekalipun mereka akan segera angkat kaki dari Indonesia.

                 B. Lemahnya Sumber Daya Manusia di Indonesia untuk Mengelola SDA
Jumlah lulusan S-3 di Indonesia masih jauh tertinggal di bandingkan India. Jumlah lulusan S-3 di Indonesia saat ini 14 ribu. Sedangkan lulusan S-3 di India dan Tiongkok 500 ribu. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Gita Wirjawan dalam Seminar Nasional Hukum yang bertajuk Peran Hukum Dalam Pembangunan Infrastruktur untuk Mendorong Percepatan dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia tepatnya di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (20/7/2011). Hal ini yang menjadi permasalahan khusus di dunia pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia yang handal dalam mengelola sumber daya alam yang ada di indonesia. Pada kali ini saya akan coba mengupas lemahnya sumber daya manusia di indonesia studi kasus eksploitasi tambang yang dilakukan oleh PT. Freeport Indonesia selaku Perusahaan Asing. Kenapa di perlukan SDM yang handal dalam menangani SDA yang sangat banyak di indonesia karena hampir 70% penguasaan sektor bahan tambang mineral di kuasai perusahaan asing seperti PT. Freeport Indonesia yang dilakukan pengeboran di Papua.
Perampokan ekonomi dan eksploitasi sumberdaya alam oleh imprealisme barat terjadi di Papua. Pertambangan raksasa emas dan tembaga itu kini berubah drastis, dari gungung kini menjadi danau! Pantas saja rakyat Papua ingin memisahkan diri,sebab mereka telah dibodohkan secara sosial,ekonomi dan kultural. Sebagai daerah penghasil tambang emas, tanah Papua mampu mendulang keuntungan US$ 19 juta atau sekitar Rp 114 miliar per hari untuk PT Freeport Indonesia, perusahaan asing milik Amerika Serikat (AS) yang sudah beroperasi selama 44 tahun di Papua.
Sejak 1967, PT Freeport Indonesia (FI) beroperasi dan mengeksploitasi sumber daya alam (SDA) di tanah Papua. Lebih dari 2,6 juta hektare lahan sudah dieksploitasi, termasuk 119.435 hektare kawasan hutan lindung dan 1,7 juta hektare kawasan hutan konservasi. Hak tanah masyarakat adat pun ikut digusur. Dari hasil eksploitasi itu, setiap hari, rata-rata perusahaan raksasa dan penyumbang terbesar industri emas di AS itu mampu meraih keuntungan Rp 114 miliar per hari. Jika keuntungan tersebut dikalikan 30 hari, keuntungan PT FI mencapai US$ 589 juta atau sekitar Rp 3,534 triliun per bulan. Tinggal dikalikan dalam 12 bulan, keuntungan PT FI mencapai Rp 70 triliun per tahun. Berdasarkan laporan kontrak karya antara pemerintah Indonesia dengan PT FI yang berlaku sejak Desember 1991 hingga sekarang, kontribusi perusahaan tambang itu ke pemerintah Indonesia ternyata hanya sekitar US$ 12 miliar per tahun. (Sumber BPS Tahun 2013)

C.    Langkah Strategis Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia. 
Untuk menerapkan manajemen Kinerja untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia ada beberapa langkah (Tindakan) yang harus dilakukan seperti terebut di bawah ini :
          1. Perencanaan dan Perancangan
Apabila dirasakan bahwa “budaya perusahaan” telah mendukung dilaksanakannya program Manajemen Kinerja yang didasarkan pada konsep Manajemen Berdasarkan Sasaran (MBS),dan telah ada “permintaan “ yang nyata untuk menerapkannya termasuk dari pimpinan puncak, maka yang pertama harus dilakukan adalah merancang program tersebut. Yang harus dilakukan dalam kegiatan ini adalah membuat konsep  berbentuk proposal yang diajukan kepada pimpinan puncak.
                        2. Seminar atau Kick Off Meeting
Setelah mendapat dukungan dari manajemen puncak, maka dapat dilakukan seminar intern yang harus dihadiri oleh semua manajer madya. Tujuan seminar ini untuk menjelaskan apa itu Manejemen Kinerja, tujuannya dan bagaimana menerapkannya.
            3. Pelatihan Menggunakan Sistem Manajemen Kinerja
Salah satu tantangan terbesar dalam penerapan sistem ini adalah bahwa karyawan pada hampir semua tingkatan mempunyai kesulitan dalam menetapkan dan merumuskan tujuan maupun sasaran kerja mereka. Mereka lebih terbiasa merumuskan “ kegiatan” yang mereka lakukan dari pada dalam bentuk hasil dari kegiatan itu. Oleh karena itu, semua karyawan dari semua tingkatan yang prestasi kerjanya akan diukur dengan menggunakan metode ini harus mengikuti program pelatihan khusus dan intensif yang biasanya berbentuk workshop (lokakarya) yang akan membantu karyawan memahami tujuan atau alasan mengapa harus “bekerja berdasarkan sasaran” Menurut Ruky (2004), berdasarkan pengalaman pelatihan ini sangat penting sekali dan merupakan tahap yang sangat crucial. Dalam pelatihan tersebut dapat dirasakan betapa sulitnya merubah kebiasaan berpikir dan kerja yang tadinya berbasiskan “ kegiatan” menjadi berbasiskan “sasaran dan hasil”. Oleh karena itu, adalah beralasan bila pakar mengatakan bahwa komitmen pimpinan puncak sangat diperlukan, disamping pelatihan itu sendiri harus dilakukan dengan benar dan sabar dan kemudian disusul dengan bimbingan oleh para “fasilitator” dan pelatih yang handal.
            4.   Pelatihan Teknik Konseling.
Pelatihan pertama harus dikombinasikan dengan pelatihan khusus tentang teknik komunikasi untuk tujuan konseling dengan bawahan sejak dari tahap pembicaraan tentang target-target sasaran yang harus diakui adalah bahwa sedikit manajer atau supervisor yang sudah mempunyai kemampuan tersebut secara alami, sehingga mereka harus mendapatkan pelatihan. Termasuk dalam pelatihan ini adalah   adalah teknik hubungan antara pribadi yang konstruktif;mendengarkan menyemangati dan menangani bawahan yang berkeberatan dan mengajukan protes
5.   Panduan Tertulis.
Bersamaan dengan langkah pertama departemen SDM  menyiapkan sebuah panduan tertulis untuk menjadi pegangan bagi semua atasan yang menilai disertai formulir-formulir penilaian yang diperlukan. Panduan tertulis dan formulir yang akan digunakan harus tersedia pada waktu pelatihan dilaksanakan.
             6.   Sosialisasi Sistem Manajemen Kinerja
Setelah semua persiapan selesai, harus dilakukan sebuah program sosialisasi tentang sistem manajemen kinerja kepada semua karyawan bawahan yang prestasinya harus dinilai. Sosialisasi ini bisa dilakukan melalui semacam seminar 2-3 jam melalui pertemuan singkat dalam tiap unit kerja dan penjelasan tertulis.
            7.   Sertifikasi Sumber Daya Manusia Pasca Pelatihan 
Menyusul program sosialisasi harus diberlakukan sebuah periode percobaan untuk men-test semua persiapan dan mengevaluasi pelaksanaan, sehingga perbaikan yang perlu dapat diambil. Karena itu, sebaiknya persiapan untuk menerapkan sistem manajemen kinerja berbasis MBS sudah selesai 1 atau 2 bulan sebelum tahun masa kerja perusahaan/ organisasi dimulai. Hal ini juga meningkatkan kualitas pekerja setiap harinya dengan mengadakan sertifikasi setelah pelatihan sumber daya manusia berbasis kinerja telah di lakukan.
8. Orientasi Kompetisi Tingkat Internasional
Orientasi kompetisi tingkat internasional dilakukan sebagai langkah strategis untuk mencari dana/fundraising dari instansi perusahaan yang bergerak di bidang sosial dan pengembangan sumber daya lokal khususnya di indonesia. Hal ini perlu dilakukan sebagai BANK yang dimana mengakomodir kebutuhan untuk melakukan investasi secara keberlanjutan bila lolos didanai. Tentunya hal ini mampu mengurangi ketergantungan dari dana APBN & APBD serta investasi besar dari perusahaan asing yang ingin menanamkan saham untuk menggandakan keuntungan mereka.

“Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari www.darwinsaleh.com. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan”.

Daftar Referensi


Rabu, 11 Desember 2013

"2nd The Best Paper & Presentation di Konferensi Nanoteknologi Pelajar Nasional (KNPN) UI 2013"

   Tanggal 30 November 2013 kembali menjadi saksi bisu "2nd The Best Paper & Presentation di Konferensi Nanoteknologi Pelajar Nasional Universitas Indonesia" tepatnya di Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Pada saat itu saya Imam Pesuwaryantoro Mahasiswa Teknik Sipil UNDIP 2010 memaparkan hasil riset temuannya mengenai JENAKA PRO 3 IN 1, Jerami Nanokomposit Portabel Generasi 1, 2 & 3 di Konferensi Nanoteknologi Pelajar Nasional. Produk Jenaka Pro 3 in 1 Water Filter bermula dari pemanfaatan limbah jerami dan sekam padi yang tidak digunakan secara optimal sebagai swasembada limbah pertanian berbasis investasi ekonomi kerakyatan. Bahan baku jerami sebagai pembuatan karbon block nano arang aktif dan karbon block nano zeolit di nilai sebagai upaya meminimalisir biaya operasional dari pembelian bahan material penjernihan air dari luar negeri atau disebut (Impor). Selain itu inovasi bahan penjernihan air seperti karbon block nano arang aktif dan karbon block nano zeolit doped nano TiO2 sebagai pembuatan material anti jenuh dengan metode fabrikasi "Lithografi" di Laboratorium Terpadu Puspiptek LIPI Serpong.  

   Kegiatan Konferensi Nanoteknologi Pelajar Nasional 2013 ini di ikuti oleh Perguruan Tinggi Negeri/Swasta seluruh indonesia seperti UI, ITB, Universitas Brawijaya, UNY, STMI (Sekolah Tinggi Manajemen Industri) & UNDIP. Selain itu pada event Konferensi Nanoteknologi Pelajar Nasional UI 2013 di menangi 1st The Best Paper & Presentation oleh TIM dari UNY dengan Judul Paper "Peningkatan Kinerja Sell Surya dengan DSSC (Dye Sensitized Solar Cell)". Beberapa Panelist juga datang dari kalangan expertise seperti Pak Mulyana Ahmad selaku Technopreneur yang telah membuat Alat Nano Bubble sebagai pengolahan limbah cair menjadi air minum. Banyak hal yang menginspirasi pada kegiatan KNPN UI 2013 salah satunya mengenai Nano Tsunami akan terjadi di era modern ini seperti Produk NANO GUARD, Pelumas Oli Pertamina & Pasta Gigi Systema Nano yang telah masuk ke Industri Nasional Indonesia. Mempersiapkan kompetensi dan kualitas di bidang Nanoteknologi akan terasa ketika mulai memasuki AEC (ASEAN ECONOMIC COMMUNITY) dimana SDM seluruh ASEAN akan adu kualitas untuk memperebutkan lapangan pekerjaan yang tersebar seluruh penjuru negara ASEAN. 






"Bendera UNDIP Kembali Berkibar di Indonesian Civil & Environmental Festival (ICEF) IPB Tahun 2013"

Indonesian Civil & Environmental Festival (ICEF) IPB sebutan kompetisi yang di pelopori oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil dan Lingkungan IPB telah berlangsung 3 kali. Di mulai dari tahun 2011, 2012 dan 2013. Kegiatan tahunan ini mendapat sambutan banyak dari kalangan mahasiswa seperti delegasi mahasiswa dari UNDIP, ITB, UI, UGM, ITS, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret (UNS), UNLAM, UNILA, Universitas Palangkaraya dan lain lain karena kegiatan ini skala nasional dan hadiahnya lumayan untuk budget seorang mahasiswa. Beda dengan tahun 2012 serangkain ICEF IPB, tahun ini ICEF IPB 2013 saya Imam Pesuwaryantoro/Teknik Sipil 2010 dan Bayu Aditya Perdana/Teknik Arsitektur 2010 terpilih sebagai Finalis Nasional Kategori Sayembara Desain Eco Village Pasar Tradisional. Sedangkan tahun lalu saya dan 2 anggota lainnya seperti Glar Doni/Kimia Murni 2011 dan Mahfud Affandi/Teknik Lingkungan 2011 berkompetisi di ajang Inovasi Bahan Bangunan ICEF IPB Tingkat Nasional.

Kegiatan Indonesian Civil & Environmental Festival (ICEF) IPB Tingkat Nasional di selenggarakan pada tanggal 20 – 24 November 2013 oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil & Lingkungan (HIMATESIL) IPB. Finalis yang tergabung di pilih 5 besar dari seleksi pendaftaran sampai 200 peserta dari 80 tim yang terdaftar. Finalis 5 Besar Desain Eco Village Pasar Tradisional di antara lainnya dari UNDIP (1 Delegasi Tim), ITS (3 Delegasi Tim) dan IPB (1 Delegasi Tim). 

Nostalgia saat ICEF IPB 2012 alhamdulillah membuahkan hasil sama seperti ICEF IPB 2013 yaitu menjuarai di 2 kompetisi yang berbeda di antara lain Juara 1 Inovasi Bahan Bangunan 2012 dan Juara 1 Desain Eco Village Pasar Tradisional 2013. Perasaan ini campur aduk karena persiapan tim Generasi Synergy UNDIP semua di lakukan bener bener tanpa persiapan yang maksimal. Dari pengumpulan desain dan proposal ICEF IPB 2013 yang H-2 deadline, me-recovery slide presentasi saat bermalam di Hotel Amirilis IPB Dramaga dan adu argumen cukup lama oleh Juri Eco Village yang notabene bergelar “Profesor”/ Pakar Eco Village. Hal itu tidak membuat kami berdua gentar karena di balik usaha yang keras pasti ada hasil. Prinsip kami 3L (Lakukan Lalu Lupakan). Tanggal 24 November 2013 bertepatan di Gedung Andi Hakim Nasution menjadi saksi bisu Pengumuman Juara 1,2 & 3. Nominasi juara 2 & 3 di peroleh oleh Tim ITS. Alhamdulillah puji syukur BENDERA UNDIP KEMBALI BERKIBAR Juara 1 Desain Eco Village Pasar Tradisional 2013 dengan desain Pasar Tradisional HERCULES (Heritage Culture Less Energy of Sustainable Development) studi kasus Re-Desain Pasar Ngaliyan, Kota Semarang.

Dokumentasi Juara 1 Eco Village ICEF IPB 2013 Tanggal 20-24 November



  
  



'Bagaimana Cara Meningkatkan Kinerja Bisnis Ketika Terjadi Kenaikan Upah Buruh?'


1. Pendahuluan

           Lapangan pekerjaan seyogyanya sangat di butuhkan oleh semua kalangan dari mulai lulusan SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi yang tersebar seluruh indonesia. Hal ini perlu di lakukan penyaringan ketat terkait SDM (Sumber Daya Manusia) yang akan memasuki proses seleksi sebagai karyawan yang berpotensi meningkatkan daya saing perusahaan secara nasional maupun global. Salah satunya dengan menerapkan sistem produktifitas sumber daya manusia (SDM) berbasis kinerja. Hal ini perlu di lakukan agar peran serta karyawan seluruh indonesia dalam memajukan industrialisasi bisa mencapai target pada Asean Economic Community di Tahun 2015.  Dalam rangka untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan, tulisan ini akan membahas tentang sebuah sistem dalam bidang manajemen SDM yang diyakini akan dapat mendorong tenaga kerja untuk meningkatkan prestasi kerjanya, yaitu yang disebut dengan Sistem Manajemen Kinerja, khususnya memfokuskan perhatiannya pada output.

2. Garis Besar Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kinerja

Program manajemen Kinerja ini ruang lingkupnya cukup besar. Ia bersifat menyeluruh atau menggarap semua bagian/fungsi dari sebuah organisasi. Program ini menjamah semua elemen, unsur atau input yang harus didayagunakan oleh organisasi untuk meningkatkan kinerja organisasi tersebut, bukan hanya manusia. Elemen-elemen tersebut adalah teknologi (peralatan, metode kerja) yang digunakan, kualitas dari input (termasuk material), kualitas lingkungan fisik (keselamatan, kesehatan kerja, lay-out tempat kerja dan kebersihan), iklim dan budaya organisasi serta kompensasi dan imbalan. Kegiatan dengan ruang lingkup seperti tersebut diatas merupakan sebuah proyek besar dan melibatkan hampir semua orang, dan harus ditangani langsung oleh pemimpin puncak organisasi. Beberapa tim “adhoc” baik yang terdiri dari “orang dalam” dan/atau konsultan diberi tugas khusus untuk membantu pemimpin melakukan penelitia-penelitian membuat rancangan sampai menangani proyek-proyek khusus.
 Dari uraian diatas dapat kita simpulkan, bahwa program manajemen kinerja pada dasarnya adalah sebuah proses dalam MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia). Selain itu penggunaan istilah “manajemen” mempunyai implikasi, bahwa kegiatan tersebut harus dilaksanakan sebagai proses manajemen umum, yang dimulai dengan penetapan sasaran dan di akhiri dengan evaluasi. Proses tersebut pada garis besarnya terdiri dari lima kegiatan utama yaitu:
             ·       Merumuskan tanggung jawab dan tugas yang harus dicapai oleh karyawan dan rumusan tersebut disepakati bersama.
           ·       Menyepakati sasaran kerja dalam bentuk hasil yang harus dicapai oleh karyawan untuk kurun waktu tertentu. Termasuk dalam tahap ini adalah penetapan standar prestasi dan tolak ukurnya.
        ·       Melakukan “monitoring”, melakukan koreksi, memberikan kesempatan dan bantuan yang diperlukan bawahan.
           ·       Menilai prestasi karyawan tersebut dengan cara membandingkan prestasi yang dicapai dengan standar atau tolak ukur yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam tahap penilaian ini harus tercakup pula kegiatan mengidentifikasi bidang-bidang yang ada dan dirasakan terdapat kelemahan pada orang yang dinilai.
Memberikan umpan balik pada karyawan yang dinilai dengan seluruh hasil penilaian yang dilakukan. Disini juga dibicarakan cara-cara untuk memperbaiki kelemahan yang telah diketahui dengan tujuan meningkatkan prestasi kerja pada priode berikutnya.

3. Solusi Strategis Penerapan Manajemen Kinerja Berbasis Sasaran (MBS)
Untuk menerapkan manajemen Kinerja yang berbasis pada MBS ada beberapa langkah (tindakan) yang harus dilakukan seperti terebut di bawah ini:
             A.     Perencanaan dan Perancangan
Apabila dirasakan bahwa “budaya perusahaan” telah mendukung dilaksanakannya program         Manajemen Kinerja yang didasarkan pada konsep Manajemen Berdasarkan Sasaran (MBS),dan telah ada “permintaan “ yang nyata untuk menerapkannya termasuk dari pimpinan puncak, maka yang pertama harus dilakukan adalah merancang program tersebut. Yang harus dilakukan dalam kegiatan ini adalah membuat konsep  berbentuk proposal yang diajukan kepada pimpinan puncak.
            B.     Seminar atau Kick Off Meeting
Setelah mendapat dukungan dari manajemen puncak, maka dapat dilakukan seminar intern yang harus dihadiri oleh semua manajer madya. Tujuan seminar ini untuk menjelaskan apa itu Manejemen Kinerja, tujuannya dan bagaimana menerapkannya.
            C.     Pelatihan Menggunakan Sistem Manajemen Kinerja yang Berdasarkan MBS.
Salah satu tantangan terbesar dalam penerapan sistem ini adalah bahwa karyawan pada hampir semua tingkatan mempunyai kesulitan dalam menetapkan dan merumuskan tujuan maupun sasaran kerja mereka. Mereka lebih terbiasa merumuskan “ kegiatan” yang mereka lakukan dari pada dalam bentuk hasil dari kegiatan itu. Oleh karena itu, semua karyawan dari semua tingkatan yang prestasi kerjanya akan diukur dengan menggunakan metode ini harus mengikuti program pelatihan khusus dan intensif yang biasanya berbentuk workshop (lokakarya) yang akan membantu karyawan memahami tujuan atau alasan mengapa harus “bekerja berdasarkan sasaran” Menurut Ruky (2004), berdasarkan pengalaman pelatihan ini sangat penting sekali dan merupakan tahap yang sangat crucial.
Dalam pelatihan tersebut dapat dirasakan betapa sulitnya merubah kebiasaan berpikir dan kerja yang tadinya berbasiskan “ kegiatan” menjadi berbasiskan “sasaran dan hasil”. Oleh karena itu, adalah beralasan bila pakar mengatakan bahwa komitmen pimpinan puncak sangat diperlukan, disamping pelatihan itu sendiri harus dilakukan dengan benar dan sabar dan kemudian disusul dengan bimbingan oleh para “fasilitator” dan pelatih yang handal.
            D.   Pelatihan Teknik Konseling.
Pelatihan pertama harus dikombinasikan dengan pelatihan khusus tentang teknik komunikasi untuk tujuan konseling dengan bawahan sejak dari tahap pembicaraan tentang target-target sasaran yang harus diakui adalah bahwa sedikit manajer atau supervisor yang sudah mempunyai kemampuan tersebut secara alami, sehingga mereka harus mendapatkan pelatihan. Termasuk dalam pelatihan ini adalah   adalah teknik hubungan antara pribadi yang konstruktif;mendengarkan menyemangati dan menangani bawahan yang berkeberatan dan mengajukan protes
            E.   Panduan tertulis.
Bersamaan dengan langkah pertama departemen SDM  menyiapkan sebuah panduan tertulis untuk menjadi pegangan bagi semua atasan yang menilai disertai formulir-formulir penilaian yang diperlukan. Panduan tertulis dan formulir yang akan digunakan harus tersedia pada waktu pelatihan dilaksanakan.
            F.   Sosialisasi Sistem Manajemen Kinerja
Setelah semua persiapan selesai, harus dilakukan sebuah program sosialisasi tentang sistem manajemen kinerja kepada semua karyawan bawahan yang prestasinya harus dinilai. Sosialisasi ini bisa dilakukan melalui semacam seminar 2-3 jam melalui pertemuan singkat dalam tiap unit kerja dan penjelasan tertulis.
            G.   Sertifikasi Sumber Daya Manusia Pasca Pelatihan 
Menyusul program sosialisasi harus diberlakukan sebuah periode percobaan untuk men-test semua persiapan dan mengevaluasi pelaksanaan, sehingga perbaikan yang perlu dapat diambil. Karena itu, sebaiknya persiapan untuk menerapkan sistem manajemen kinerja berbasis MBS sudah selesai 1 atau 2 bulan sebelum tahun masa kerja perusahaan/ organisasi dimulai. Hal ini juga meningkatkan kualitas pekerja setiap harinya dengan mengadakan sertifikasi setelah pelatihan sumber daya manusia berbasis kinerja telah di lakukan.

Biodata Diri 
1) Nama                             : Imam Pesuwaryantoro 
2) Status                             : Mahasiswa S1 Teknik Sipil UNDIP 2010 
3) Tempat Tanggal & Lahir : Jakarta, 11 Februari 1992 
4) Jabatan Organisasi          : Ketua UKM Riset Nano Sains Forum (NASAFOR) UNDIP 
5) Email                              : imam_pesuwaryantoro@yahoo.com
6) No. HP                          : 085717628041
7) Alamat Kost                   : Jalan Tirtomulyo 2 no : 2, Tembalang Selatan. Semarang - JATENG

Hyperlink Lomba Essay 'Bagaimana Cara Meningkatkan Kinerja Bisnis Ketika Terjadi Kenaikan Upah Buruh?' www.ciputraentrepreneurship.com